Saturday, January 12, 2013

pentingnya Taklim di rumah


Tidak berkumpul dalam satu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitab Allah, saling mengajarkanya sesama mereka,kecuali diturunkan kepada mereka sakinah, rahmat menyirami mereka, para malaikat mengerumini mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di kalangan malaikat yang ada di sisi-Nya
(Hr.Muslim,Abu Daud)

Dahulu pada zaman Rasulullah SAW belum ada yang namanya pesantren, sekolah, perguruan tinggi dan tempat-tempat pendidikan yang lain, tetapi kenapa bisa bermunculan hafidz qur’an, ulama, ahli hadist baik anak-anak atau wanita, padah yang selalu menghadiri majlis Rasulullah SAW adalah kaum lelaki.

Hal ini terjadi karena di rumah para sahabat r.hum hidup ta’lim di rumah-rumah mereka. setiap mendapatkan satu ilmu dari Rasullah SAW mereka menceritakan apa yang di dapat dari Rasulullah SAW kepada para ist3ri dan anaknya, sehingga istri dan anak-anak bisa menjadi alim dan alimah. 

Para Sahabat r,hum sangat paham bahwa tempat yang paling baik adalah masjid, sehingga mereka berusaha menjadikan rumah-rumah mereka seperti masjid dengan menghidupkan amalan-amalan masjid di rumah mereka. mereka saling mendakwah sesama anggota keluarga, saling menguatkan untuk perkara iman mereka juga saling belajar dan mengajar antar sesama keluarga.

Para sahabat r,hum berupaya bagaimana caranya suasana Agama bisa hidup di rumah mereka. saat ini yang  terjadi pada rumah kita orang islam adalah sebaliknya ,kita berusaha agar rumah kita di penuhi barang-barang dunia yang kurang bermanfaat, tiap hari di putar musik keras-keras, TV yang tidak pernah mati, barang-barang antik yang membuat kita sibuk dengannya dan melupakan Allah (ASTAGHFIRULLAH). 

Apabila tradisi yang ada di rumah para sahabat r,hum kita hidupkan lgi di rumah-rumah kita In sha Allah dari rumah-rumah orang Muslim saat ini bisa memunculkan para ahli agama, alim dan alimah, hafidz , hafidzah dan para mujahid. 

Maksud diadakan taklim di rumah adalah agar di rumah kita ada nur (cahaya amalan agama Islam). 

Manfaat dari taklim di rumah:
  1. Allah swt akan memberikan rahmad, sakinah dan keberkahan pada ahli rumah/keluarga.
  2. Akan wujud suasana agama di rumah.
  3. Ahli keluarga akan tahu nilai-nilai akhirat dan amalan agama.
  4. Mengeluarkan kebesaran MAAL (harta) dan memasukkan kebesaran AMAL soleh dalam hati.
  5. Akan mendapat keyakinan bahwa amal Rasul dapat menyelesaikan masalah kita di dunia dan dakhirat.
  6. Rumah kita akan di penuhi nur yang cahayanya sampai ke langit.
  7. Malaikat akan masuk dan syaitan-syaitan akan keluar dari rumah.
  8. Akan menghancurkan 40 majlis maksiat.
  9. Akan di jauhkan dari fitnah dajjal.
Kerugian apabila tidak menghidupkan taklim di  rumah:
  1. Beramal ikut nafsu.
  2. Ahli keluarga tidak mengetahui nilai-nilai akhirat karena di dalam rumah tidak ada mudzakarah tentang iman dan amal soleh.
  3. Di rumah banyak syaitan, karena suara musik lebih sering terdengar dari pada bacaan-bacaan ayat suci Al-Qur’an, gambar-gambar dan patung banyak di simpan di dalam rumah.
  4. Maksiat bermaharajalela, antara anggota keluarga menjadi kurang rukun, sering terjadi pertengkaran.
  5. Itu semua akan terjadi  karena rumah yang tidak hidup amalan agama dan taklim di rumah maka ahli keluarga tidak akan tahu pentingnya amalan agama.
Cara membuat taklim rumah:

  • Di rumah hendaklah kita memiliki kitab atau buku ta’lim (spt fadhilah amal), jika tidak ada bisa menggunakan terjemahan AlQur’an atau buku-buku agama yang di dalam nya terkandung firma Allah dan sabda Nabi (hadits). menurut alim ulama sebaik-baiknya harta yang di simpan di rumah adalah AlQur’an dan buku ta’lim (fadhilah amal).
  • Waktu ta’lim di tetapkan, pilih waktu dimana seluruh anggota keluarga berkumpul.
  • Tempat ta’lim ditentukan istiqomah satu tempat saja dan dikondisikan sebagaimana suasana masjid (bebas dari perabot mewah/patung/gambar makhluk).
  • Baca ta’lim dengan istiqomah setiap hari satu kali.
  • Baca ta’lim secara bergiliran setiap hari mulai bapa/suami, ibu/isteri, anak-anak, dst.
  • Baca buku ta’lim secara berurutan, setelah dibaca di tandai dan dilanjutkan kembali besoknya.
  • Semua fadhilah di baca, diutamakan baca fadhilah shalat dan kisah sahabat.
  • Sekali-kali diterangkan adab-adab ta’lim sebelum ta’lim dimulai.
  • Selain ta’lim dengan membaca kitab, taklim rumah diisi dengan  mudzakarah sifat-sifat sahabat, halaqah tajwid Qur’an, masa’il, muzakarah wanita, dst.
  • Waktu taklim sekurang-kurangnya 10 minit.
  • Selesai ta’lim ditutup dengan doa kifarah majlis: “Subnallakallahumma wabihamdika"


Info dipetik dari : Blog Taufik (trimas saudaraku)

1 comment:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...